Oleh:

Puasa

Puasa adalah ibadah yang 'aneh'. Ia berbeda dari ibadah-badah lainnya. Kalau dikatakan itu adalah sebuah bentuk amal, mungkin tidak sepenuhnya pas juga. Sebab, alih-alih aktif ber-'ibadah', atau ber-'amal' puasa, namun dalam menjalaninya, kita justru tidak melakukan apa-apa. Alih-alih melakukan sesuatu, kita hanya menjaga diri dan menahan diri, jangan sampai melakukan hal-hal yang merusak atau membatalkan puasa.

Continue Reading

Oleh:

Apakah Tasawuf dan Thariqah itu Bid

Setelah melalui ulasan yang panjang tentang tasawuf sejak masa Rasulullah SAW hingga di masa sufi-sufi besar, Prof. Dr. Hamka menuliskan di bagian akhir bukunya bahwasanya "Tasawuf Islam adalah bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah itu sendiri." Demikianlah kesimpulan sang ulama ternama, yang di negeri kita akrab dipanggil Buya Hamka ini, sebagaimana kita baca dalam buku beliau Tasawuf: Perkembangan dan Pemurniannya.

Continue Reading

Oleh:

Kisah Sahabat: Mu

Mu'adz bin Jabal adalah seorang pemuda yang sedang tumbuh dewasa di Yatsrib, pada masa-masa ketika cahaya petunjuk Allah sedang bersinar terang dan menyebar luas sepanjang semenanjung Arab. Mu'adz adalah seorang pemuda tampan bermata hitam tajam dengan rambut ikal, yang menarik perhatian siapa pun yang melihatnya. Di usianya yang masih belia ia sudah dikenal dengan kecerdasannya.

Continue Reading

Oleh:

Kisah Sahabat: Abu Hurairah

"An Abi Hurairata radhiyallahu anhu, qal: 'Qala Rasulullahi, salallahu alaihi wa salam...'" Melalui kalimat seperti inilah, jutaan Muslim di seluruh dunia, dari dulu hingga kini, mengenal nama Abu Hurairah. Melalui ceramah-ceramah, baik itu pada khotbah Jumat atau berbagai perhelatan lainnya, juga di buku-buku, tentang hadits dan sirah, fikih maupun ibadah, nama Abu Hurairah senantiasa disebut-sebut.

Continue Reading

Oleh:

Kisah Sahabat: Abbad bin Bishr

Di malam hari dalam perjalanan pulang dari suatu ekspedisi militer, Rasulullah SAW dan para sahabat beristirahat di sebuah lembah. Segera setelah Kaum Muslim menambatkan tali untanya, Sang Rasul bertanya: "Siapa yang akan berjaga malam ini?" Suara lantang terdengar dari Abbad bin Bishr dan Ammar bin Yasir yang dengan sigap berkata, "Kami, wahai Rasulullah!" Mereka adalah dua laki-laki yang disatukan dalam sebuah persaudaraan oleh Baginda Rasulullah SAW sesaat setelah hijrah ketika Beliau tiba di…

Continue Reading

Oleh:

Mengenal Miryam, Kakak Perempuan Musa a.s.

Kisah kelam ihwal pembantaian para bayi laki-laki Bani Israil itu berawal dari mimpi yang dialami Firaun dalam tidurnya. Ia melihat seakan-akan ada kobaran api dari Baitul Maqdis yang bergejolak mendekat kepadanya. Api itu membakar bangunan kerajaan dan menghanguskan wilayah Kaum Qibthi di Mesir, tetapi tak sedikit pun menyentuh wilayah Kaum Bani Israil di negeri itu.

Continue Reading

Oleh:

Kisah Sahabat: Abu Ubaidah bin Jarrah

Penampilannya begitu memesona. Pemuda itu berperawakan tinggi dan atletis. Wajahnya cerah dan ditumbuhi janggut pendek yang tertata rapih. Setiap orang yang melihatnya pastilah senang, dan siapapun yang bersua dengannya akan segera merasakan aura yang positif, bahkan hanya dengan berada di dekatnya saja. Sang pemuda itu berperilaku sangat sopan, rendah hati dan cenderung pemalu. Namun dalam situasi yang sulit, ia bisa terlihat serius dan awas, seperti kilau mata pedang yang tajam.

Continue Reading

Oleh:

Kisah Sahabat: Abdullah bin Mas

Di masa mudanya, ia seorang penggembala. Tatkala itu, belumlah balig usianya, disusurinya jalan-jalan setapak di bukit, jauh dari keramaian orang-orang di Mekkah, untuk menggembalakan domba-domba milik Uqbah bin Mu'aith, salah seorang kepala suku Quraisy. Orang-orang memanggilnya "Ibnu Ummi Abd" — anak dari budak perempuan. Namun namanya yang sebenarnya adalah Abdullah, dan ayahnya bernama Mas'ud.

Continue Reading

Oleh:

Catatan Mursyid: Yang Tertulis di dalam Alwaah Nabi Musa a.s.

Dalam bahasa Al-Qur’an, alwaah adalah kata benda jamak dari lauh-lauh (loh-loh), yang dalam peristiwa Nabi Musa alaihis-salaam wujudnya berupa dua bilah papan batu, di mana pada keempat muka dari lauh tersebut terpahat serangkaian Firman-Nya. Al-alwaah tersebut kemudian Allah berikan kepada Nabi Musa a.s. setelah ia bermunajat di atas Bukit Sinai (Thursina) selama 40 malam.

Continue Reading